News Update :

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penembakan Cagee

Minggu, 28 Agustus 2011



BANDA ACEH – Meski sudah sebulan berlalu, penyidik kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus penembakan Saiful Husain alias Cagee, mantan Ketua Komite Peralihan Aceh Wilayah Batee Iliek. Kendati demikian, kepolisian tetap berusaha mengungkap kasus ini hingga tuntas.

Salah satu persoalan dalam mengungkap kasus ini polisi kesulitan dalam memperoleh keterangan dari para saksi. “Kendala kita pada pemberi kesaksian yang tertutup, saksi-saksi tidak mau ngomong,” kata Kepala Polda Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan menjawab wartawan di sela memantau arus mudik di Terminal Terpadu, Batoh, Banda Aceh, Sabtu [27/8] malam.

Menurut Iskandar, kurangnya keterangan didapat dari para saksi membuat Kepolisian harus bekerja ekstra keras untuk mendapatkan bukti-bukti otentik, agar bisa segera ditetapkan tersangka. Padahal, kata Iskandar, bantuan keterangan dari para saksi akan sangat membantu Polisi dalam mengungkapkan dalang dibalik kasus itu.

Iskandar mengatakan pihaknya kini masih melakukan investigasi intensif untuk mencari pelaku penembakan. Dua tim yang sudah dibentuk masing-masing dari Polda Aceh dan Polres Bireuen, kini masih bekerja di lapangan. “Masyarakat saya minta bersabar, Insya Allah doakan saja ini akan terungkap,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Cagee tewas ditembak pada Jumat 22 Juli lalu, di depan warung kopi Gurkha miliknya di Matang Geulumpang Dua, Peusangan, Bireun. Sejumlah indikasi yang telah didapat kepolisian di antaranya adalah si penembak lebih dari seorang. Mereka mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam. Melarikan diri ke arah timur. Adapun senjata yang digunakan diperkirakan adalah Jenis AK, yakni senjata laras panjang. |AT/Yd/Atjehpost
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016