
GAMBAR terbaru dari satelit
Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA menunjukkan gambar gelap, tampak seperti
jari yang memanjang ke dataran yang menurun dan kawah-kawah di planet tersebut
saat musim panas. Citra ini menghilang saat musim dingin melanda Mars.
"Ini adalah bukti
terbaik saat ini bahwa ada air yang cair saat ini di Mars," kata pakar
geofisika Arizona State University, Philip Christensen, dalam keterangan tim
NASA di Washington, seperti diberitakan Reuters, Jumat [5/8]
Para ilmuwan NASA percaya
ada air yang cair di Mars, air itu akan sangat asin dan berada di bawah
permukaan planet. Itu sebabnya air itu tidak membeku akibat suhu ekstrem di
permukaan planet yang dinginnya mencapai -128 derajat Celcius.
"Air ini mungkin
mengalir seperti sirup," kata Alfred McEwen, peneliti lain dari
Universitas Arizona.
Mereka menekankan, air yang
mengalir ini lebih penting keberadaannya ketimbang es. Air yang cair ini lebih
mungkin membawa kehidupan dari pada es. Sebelumnya, NASA pernah menemukan ada
bekas garis pantai dan tepian sungai di Mars. Ada juga kandungan mineral segar
yang menandai pernah ada air.
Gambar terbaru soal air
mengalir ini juga mengindikasikan hal serupa bisa banyak ditemukan di daerah
katulistiwa atau equator dari Planet Mars. Air yang cair ini kemungkinan besar
berada di bawah permukaan tanah karena atmosfer Mars sangat tipis sehingga air
mudah menguap di permukaan.
Pakar biogeokimia
Universitas Indiana, Lisa Pratt, berteori, jika ada mahluk hidup di Bumi yang
hidup di bawah tanah, hal serupa bisa saja terjadi di Mars.
Tim ilmuwan
mengakatan mereka akan meneliti lebih jauh di tujuh lokasi lain di Mars untuk
mencari keberadaan air yang mengalir.
"Ini kesempatan pertama
untuk melihat sebuah lingkungan di Mars yang mungkin menunjukan proses biologi
aktif, kalau memang ada kehidupan masa kini di Mars," kata Pratt. |AT/detiknews

0 komentar:
Posting Komentar