
SANTO DOMINGO - Jumlah angka kematian yang disebabkan oleh wabah kolera di Republik Dominika telah meningkat menjadi 109, dan ada sekitar 15.876 kasus, menurut data yang dirilis pemerintah pada Jumat, sebagaimana dilansir Xinhua yang dipantau The Aceh Traffic, Sabtu [20/08].
Departemen Kesehatan Masyarakat negara itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa intensitas wabah telah menurun sejak enam minggu lalu, namun wilayah Gran Santo Domingo, yang termasuk daerah ibukota Dominika, masih menghadapi situasi epidemi yang serius.
Pemerintah setempat mengembangkan langkah-langkah pencegahan yang mencakup informasi populasi, observasi kasus diare, penyediaan air minum dan pembangunan toilet umum yang baru sebagai bagian dari upaya untuk membatasi wabah, tambah pernyataan itu.
Wabah Kolera terbaru muncul di Republik Dominika pada November lalu, sebulan setelah kasus yang dilaporkan di Haiti.
Sementara itu, Kementerian kesehatan mengatakan bahwa mereka terus meningkatkan upaya untuk memantau situasi setelah badai tropis "Emily" melanda bagian negara itu dua minggu lalu.
Setelah awal musim hujan, kasus kolera telah meningkat secara umum dan semua rumah sakit umum di negara tersebut telah menyediakan perbekalan dan staf medis untuk merawat orang-orang yang terkena gejala penyakit kolera atau penyakit tropis lainnya. | AT/ZK

0 komentar:
Posting Komentar