
Banda Aceh -- Provinsi Aceh menjadi pelopor program eco-pesantren yang diharapkan dapat mengampanyekan pengelolaan lingkungan sehat dan bersih serta upaya pelestarian kawasan hutan guna mengurangi risiko bencana alam dimasa mendatang.
"Bersama Kementerian Lingkungan Hidup RI, maka kami mencoba memulainya dari Aceh dan jika program ini baik maka dapat kita usulkan berjalan di seluruh tanah air," kata Ketua Komisi VII DPR RI, Teuku Riefky Harsa, di Banda Aceh, Minggu [21/8].
Tahap awal sebanyak 90 santri dari enam pondok pesantren di Aceh, mendapat pelatihan pemanfaatan limbah atau sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomis. Pelatihan ini merupakan implementasi dari program Eco-Pesantren.AT/Yd/Antara

0 komentar:
Posting Komentar