
Banda Aceh- Para peneliti telah menemukan bagaimana telur manusia menangkap sperma masuk untuk melakukan proses pembuahan, hal ini akan membuka jalan guna membantu pasangan suami istri yang menderita ketidaksuburan, menurut laporan media, demikian sebagaimana dilansir Xinhua yang dipantau The Aceh Traffic, Senin [22/08].
Sebuah tim peneliti internasional menemukan bahwa sebuah rantai gula yang dikenal sebagai urutan sialyl-lewis-x (SLeX) membuat mantel luar dari telur "lengket", yang telah terbukti membantu dalam mengikat telur dan sperma.
Hasilnya, pengamatan ini memberikan wawasan baru tentang kesuburan dan memberikan harapan untuk membantu pasangan yang tidak bisa hamil.
Para ilmuwan dan dokter tahu bahwa sperma mengidentifikasi telur ketika protein pada kepala sperma cocok dan mengikat serangkaian gula tertentu di lapisan luar telur.
Dengan kesesuaian protein ini, permukaan luar dari sperma dan telur kemudian mengikat secara bersama-sama sebelum penggabungan, yang kemudian diikuti dengan pengiriman DNA sperma ke dalam telur.
Untuk mengidentifikasi molekul ini, para peneliti menggunakan teknologi pencitraan ultra-sensitif massa-spektrometri untuk mengamati dan mengidentifikasi molekul yang paling mungkin menjadi kunci dalam proses mengikat.
Mereka bereksperimen dengan berbagai gula disintesis di laboratorium dan menemukan bahwa itu adalah SLeX yang secara khusus mengikat sperma untuk telur.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, masalah ketidaksuburan mempengaruhi sekitar 15 persen dari pasangan usia reproduksi di seluruh dunia dan hampir satu dari setiap tujuh pasangan di Inggris memiliki masalah dalam mengandung anak karena berbagai alasan. | AT/ZK

0 komentar:
Posting Komentar