News Update :

Ekonomi Sulit, Aceh Butuh Banyak Rumah Sakit Jiwa

Kamis, 18 Agustus 2011


Lhokseumawe – Kondisi ekonomi yang kritis melanda masyarakat di kubapaten Bireun, Lhokseumawe, Aceh Utara, yang terjadi dalam setahun terakhir, di khawatirkan jika pertahanan kesabaran masyarakat jebol. Maka pemerintah melalui dana otonomi khusus tahun ini lebih bagus membangun infrastruktur berupa Rumah sakit Jiwa di setiap kabupaten kota di Aceh.  Kamis [18/8]

Ibrahim [30] salah seorang warga pedalaman kabupaten Aceh Utara kehabisan kata-kata untuk membicarakan persoalan ekonomi untuk saat ini, pasalnya sumber ekonomi masyarakat kecil seperti memelihara ayam, menanam pisang, juga tidak lagi menjadikan jaminan untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara adanya kebun yang berisikan kelapa juga tidak bisa di andalkan, karena harga kelapa   anjlok. Mengharapkan pekerjaan lain juga tidak tersedia.

“Sekarang kondisinya serba susah, ayam lagi garang-garangnya jalan tiba-tiba sudah tewas, pisang yang baru dua kali panen juga kena virus, jika lima tahun lagi kondisnya seperti ini pemerintah harus lebih banyak membangun rumah sakit jiwa”.Ujar Ibrahim.

Herman seorang warga pedalam kabupaten Bireun mengaku hal yang sama, pria beranak dua ini yang sebelumnya bekerja serabutan, namun dalam setahun ini juga sepi order. “ya sekarang semata-mata berharap dari hasil panen padi, itu pun untuk sekedar tidak lapar, untuk memimpikan mencukupi kebutuhan lain, jelas tidak cukup”.Katanya.

Beuransyah [40] mengungkapkan keterpurukan ekonomi masyarakat kecil sudah memasuki pada tahap lendir, soalnya semua binatang ternak selain lembu sudah terkena virus, jika lembu yang bagi warga  pedesaan dianggap sebagai celengan  juga terkena virus yang kemudian mati mendadak, hal ini diprediksikan akan berdampak pada gangguan jiwa juga dari peternak itu sendiri. [AT/RD]
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016