
Bangkok - Oposisi Thailand Partai Phue Thai yang mencalonkan Yingluck Shinnawatra sebagai perdana menteri menyatakan kemenangan sementara. Sementara Partai Demokrat yang berkuasa, pimpinan Abhisit Vejjajiva mengakui kekalahan partainya setelah pemungutan suara berakhir pada pemilihan umum di negara itu pada hari Minggu [03/07/2011].
“Saya tidak ingin mengatakan bahwa Phue menang, tapi orang-orang Thailand memberikan Phue kesempatan untuk memimpin negeri ini” Kata Yingluck, yang juga adik bungsu buron mantan perdana menteri Thaksin Shinnawatra, dalam jumpa pers kepada wartawan.
"Saya juga ingin berterima kasih kepada Partai Demokrat yang membantu menciptakan atmosfer yang baik untuk politik Thailand," kata Yingluck, mengacu pada pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh Partai Demokrat pimpinan Abhisit Vejjajiva, yang mengakui kekalahan Demokrat dan mengucapkan selamat atas kemenangan Partai Phue yang ditentukan pada pukul 19: 45 waktu setempat hari Minggu [03/07].
Yingluck Shinnawatra, akan segera menjadi perdana menteri perempuan Thailand pertama, mengatakan bahwa ia dan Partai Phue akan melakukan yang terbaik dalam memimpin negeri ini.
Yingluck Shinnawatra [44 tahun] tidak hanya akan menjadi perdana menteri perempuan pertama di Thailand, ia juga perdana menteri wanita termuda di dunia. Dia sangat berpengalaman dalam berpolitik, sehingga dicalonkan sebagai kandidat perdana menteri, menurut sumber Partai Phue.
Abhisit Vejjajiva, yang pernah terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand ke-27 pada tahun 2008, mengatakan dari sekarang dia ingin melihat rekonsiliasi dalam masyarakat Thailand dan bahwa partainya akan melakukan tugasnya sebagai oposisi dalam cara yang konstruktif. Dia juga mengingatkan partai yang menang untuk mewujudkan semua kebijakan yang dijanjikan kepada orang-orang.
Mengacu pada mantan PM Thaksin Shinawatra yang digulingkan, Abhisit juga menegaskan bahwa Demokrat akan terus menentang setiap tindakan atau pemberian pengampunan bagi seorang individu.
Sebelumnya Abhisit juga menyebutkan bahwa kemungkinan untuk mundur dari jabatan pemimpin partai jika partainya tidak bisa menang setidaknya 170 kursi.
"Saya tidak bisa mengatakan nasib saya sekarang karena saya harus menunggu hasil resmi. Namun, saya sudah siap membuat keputusan," katanya sebelum mengakhiri konferensi.
Suara yang sudah dihitung 86%, hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum menunjukkan Partai Phue mungkin dapat mengamankan 258 kursi, sementara Demokrat mungkin untuk mendapatkan 162 kursi dari 500 kursi keseluruhan di DPR. Hasil resmi diperkirakan akan diumumkan pada Senin [04/07]. | ZK/Rd/China Daily

0 komentar:
Posting Komentar