News Update :

Tantangan Baru Bagi Google, Baidu Akan Kerja sama Dengan Microsoft

Rabu, 06 Juli 2011

Beijing - Google Inc mungkin menghadapi tantangan baru di Cina, pasalnya Microsoft saingan utamanya di Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Baidu Inc, mesin pencari terbesar di Cina. Demikian dilansir China Daily pada Selasa [05/07].

Microsoft akan menyediakan bahasa Inggris dari mesin pencari Bing pada Baidu dalam tahun ini, menurut pernyataan kedua perusahaan dalam sebuah rilis berita pada hari Senin [04/07].

Pengumuman ini datang pada saat pangsa pasar Google di Cina sedang jatuh. Baidu mencoba mengubah itu untuk meraih keuntungan perusahaan dengan mendominasi pasar pencarian di negara itu.

Zhang Dongchen, asisten presiden Baidu , mengatakan sekitar 10 juta pencarian dalam bahasa Inggris dibuat di Baidu setiap hari, terutama untuk kalangan profesional dan mahasiswa universitas di Cina.

Dengan bekerja sama dengan Microsoft, ia mengatakan kedua perusahaan dapat memberikan "pengalaman pencarian yang terbaik" bagi pengguna.

Marsha Wang, juru bicara Google Cina, menolak memberikan komentar.

Sementara Baidu yang mendominasi pencarian online di China, telah lama tertinggal di belakang Google dalam pencarian bahasa Inggris.

Kerjasama dengan Microsoft dapat membantu mengatasi ini dan mempersulit pengembangan Google di Cina, kata seorang analis.

"Ini akan memperkuat posisi Baidu di pasar pencarian internet di China dan bagi Microsoft, lalu lintas besar Baidu juga menyediakan platform untuk mempromosikan dirinya, yang akan membantu mendapatkan lebih banyak pengguna," kata Dong Xu, analis riset domestik perusahaan Analysys International.

Menurut peneliti, Pengguna Cina hanya 8,6 persen dari total pengguna Bing global,  dan Bing masih merupakan pemain kecil dalam mesin pencari online di China.

Sebaliknya, itu menyumbang 14,1 persen dari pasar pencarian AS pada Mei, 65,5 persen dari Google dan Yahoo 15,9 persen,  menurut comScore perusahaan analisis web.

Namun, tidak diketahui sejauh mana kerja sama antara kedua perusahaan itu yang akan berdampak pada kinerja Google di Cina.

"Ini masih harus dilihat berapa banyak pencarian dalam bahasa Inggris dari keseluruhan pencarian di Baidu dan berapa banyak pengguna Google akhirnya akan beralih ke Baidu," kata You Tianyu, seorang analis riset dan konsultasi perusahaan iResearch China.

Pangsa pasar Google mencapai puncaknya di China sekitar 35,9 persen pada kuartal keempat tahun 2009, sementara 58,8 persen Baidu terdaftar pada saat itu.

Namun, mesin pencari AS dikontrol 19,2 persen dari pasar selama kuartal pertama tahun ini, sementara Baidu melonjak menjadi 75,8 persen, menurut Analysys International.

Zhang dari Baidu menambahkan bahwa eksplorasi pencarian bahasa Inggris  akan "sangat membantu Baidu untuk memperluas pasar mesin pencari di luar negeri". | AT/Zk/Rd

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016