BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan
mengatakan, pihaknya masih mengejar pelaku penembakan Amiruddin Husen
alias Saiful alias Cagee (42), di depan Warung Gurkha, Matang Geulumpang
Dua, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Aceh Jumat (22/7/2011) malam.
Seperti diberitakan, mantan kombatan GAM tersebut meninggal dunia setelah ditembak oleh pelaku yang belum teridentifikasi.
“Polisi
telah memeriksa sejumlah saksi. Keterangan para saksi akan terus
dikembangkan, termasuk yang menyebutkan pelaku menggunakan mobil pelat
BK,” kata Iskandar Hasan menjawab wartawan di sela-sela Musyawarah
Provinsi (Musprov) II Perbakin Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh,
Sabtu (23/7/2011) siang.
Menurut Kapolda Aceh, keterangan tentang
pelat mobil itu penting untuk pengembangan, walaupun tidak lengkap.
Karena hurup belakang tidak kelihatan dan tidak diingat oleh para saksi.
“Semua
informasi langsung dilacak termasuk melakukan koordinasi dengan Polda
Sumut. Sejauh ini kita belum bisa pastikan apakah pelat nomor BK
tersebut palsu atau asli. Menurut para saksi larinya ke arah timur dan
sedang dilacak,” ujarnya.
Ditambahkannya, berdasarkan olah TKP,
jumlah pelaku diperkirakan kurang lebih dua atau tiga orang dengan satu
mobil. Dari olah TKP itu juga ditemukan beberapa saksi. Salah
satu yang didapatkan dari para saksi adalah informasi untuk membuat
sketsa wajah pelaku. “Sketsa wajah sedang kita proses,” kata Iskandar
Hasan.
Kapolda menjelaskan, untuk kepentingan pengusutan, polisi juga akan melihat latar belakang si korban.
“Kita
belum mengarah ke satu titik. Artinya, kita masih dalam proses
bekerjalah. Kalau kita lihat kemarin senjata laras panjang menurut
keterangan saksi, nanti kita pastikan kembali. Kita uji laboratorium
supaya tahu ini jenis senjata apa,” ungkap Kapolda Aceh. | Serambi


0 komentar:
Posting Komentar