
Moskow - Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) Senin mengatakan bahwa pihaknya telah menggagalkan serangan teror besar di ibukota Moskow. Demikian dilansir kantor berita Xinhua, Senin [18/07].
Menurut sumber pers lokal, direktur FSB, Alexander Bortnikov melaporkan kepada Presiden Dmitry Medvedev bahwa pihak keamanan telah menahan empat orang yang datang ke Moskow yang berasal dari Kaukasus Utara dan telah mempersiapkan sebuah serangan pada sistem transportasi kota.
Namun, dia tidak mengungkapkan bagaimana tersangka ditemukan dan ditangkap, tapi mengatakan bom rakitan 10 kg, peta dan senjata telah disita. Dia juga menambahkan bahwa semua orang yang ditahan telah mengakui perbuatannya.
Menurut FSB, selama enam bulan terakhir, ada 169 kasus teror kejahatan telah dilakukan di Rusia, dan sudah mengalami penurunan 58 persen dari tahun lalu.
Sebagian besar kejahatan terjadi di Kaukasus Utara republik Dagestan.
FSB mengatakan telah mencegah 52serangan teror lainnya pada paruh pertama tahun 2011, menyita 280 bom buatan sendiri dan 500 kg lebih bahan peledak. Selain itu, layanan keamanan menangkap sekitar 400 teroris dan membunuh 250 militan lainnya.
“Dalam operasi ini FSB kehilangan 95 perwira dan 200 terluka”, kata Bortnikov.
Pada bulan Januari, pelaku bom bunuh diri dari wilayah Kaukasus Utara meledakkan bom di bandara internasional Domodedovo Moskow menewaskan 37 orang. Tahun lalu, dua pembom wanita dari daerah yang sama meledakkan bom kembar di metro Moskow saat jam sibuk pagi yang menewaskan 40 orang. | AT/ZK

0 komentar:
Posting Komentar