
Tripoli - Pemimpin Libya Muammar Gaddafi pada hari Jumat [08/07] mengatakan bahwa kepemimpinannya didasarkan pada rakyat Libya, bukan keinginan dirinya sendiri, dan tidak akan runtuh diserang NATO. Demikian seperti dikutip Kantor Berita Xinhua.
Dalam pesan audio diteruskan ke ribuan pendukungnya di Sabha, sekitar 750 km dari arah selatan ibukota Tripoli, Pemimpin Libya mendesak NATO untuk berhenti menyerang pasukan pemerintah dan mengatakan NATO salah memikirkan dapat menggulingkan kepemimpinan Libya.
Dia meminta NATO menghentikan serangan udara dan kembali membawa pasukan mereka meninggalkan Libya untuk memecahkan masalah mereka sendiri.
Sementara itu, ia juga mengatakan "telah mengumpulkan lebih dari satu juta orang sebagai pesan baru kepada Eropa, tentara salib dan kolonialis, kepemimpinan ini bukan milik Khadafi, itu adalah pemerintahan rakyat dan rakyat tidak akan menyerah 1 inci tanahpun atau tunduk kepada penjajah, "katanya. | AT/ZK/Xinhua

0 komentar:
Posting Komentar