
YERUSALEM - Sebuah studi baru yang dilakukan oleh seorang peneliti Universitas Tel Aviv mengindikasikan bahwa sakit punggung tidak mungkin hanya disebabkan oleh posisi duduk yang buruk atau penuaan, tetapi juga oleh gen anda.
Sebagaimana dilansir Xinhua, Senin [25/07], Prof Gregory Livshits dari Fakultas Sackler of Medicine mengatakan bahwa gen ternyata memainkan peran utama dalam masalah nyeri punggung, terutama di punggung bawah dan kerusakan tulang belakang.
![]() |
| Profesor Gregory Livshits |
Livshits percaya penemuan hubungan antara sakit punggung dan gen dapat mengarah kepada pengobatan jauh lebih baik.
Penelitian ini dikembangkan dalam kerja sama kolaborasi dengan tim ilmuwan dari Kings College, London, yang dipimpin oleh Prof Tim Spector dan Dr Fran Williams. Hasil semua penelitian itu baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal “Annals of the Rheumatic Diseases” edisi Juli 2011.
Dalam rangka menyelidiki lebih dalam mengenai penyebab genetik untuk salah satu rasa sakit yang paling umum terjadi, Livshits dan koleganya berharap untuk dapat menyatukan sebuah konsorsium internasional dari berbagai kelompok-kelompok penelitian. | AT/ZK


0 komentar:
Posting Komentar