News Update :

Peneliti Israel Temukan Hubungan Antara Sakit Punggung Dengan Gen

Rabu, 27 Juli 2011

YERUSALEM - Sebuah studi baru yang dilakukan oleh seorang peneliti Universitas Tel Aviv mengindikasikan bahwa sakit punggung tidak mungkin hanya disebabkan oleh posisi duduk yang buruk atau penuaan, tetapi juga oleh gen anda.

Sebagaimana dilansir Xinhua, Senin [25/07], Prof Gregory Livshits dari Fakultas Sackler of Medicine mengatakan bahwa gen ternyata memainkan peran utama dalam masalah nyeri punggung, terutama di punggung bawah dan kerusakan tulang belakang.

Profesor Gregory Livshits
Dalam proyek penelitian selama satu dekade yang dilakukan terhadap 2.500 pasangan kembar identik dan non-identik, Livshits menemukan bahwa, dalam satu keluarga keturunan Arab, masalah punggung yang sama diderita semua anggota keluarga, baik yang muda atau yang tua.

Menurut penelitian, kembar non-identik tiga kali lebih mungkin mengalami sakit punggung, sementara kembar identik enam kali lebih mungkin untuk memiliki masalah punggung yang sama.

Livshits percaya penemuan hubungan antara sakit punggung dan gen dapat mengarah kepada pengobatan jauh lebih baik.

Penelitian ini dikembangkan dalam kerja sama kolaborasi dengan tim ilmuwan dari Kings College, London, yang dipimpin oleh Prof Tim Spector dan Dr Fran Williams. Hasil semua penelitian itu baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal “Annals of the Rheumatic Diseases” edisi Juli 2011.

Dalam rangka menyelidiki lebih dalam mengenai penyebab genetik untuk salah satu rasa sakit yang paling umum terjadi, Livshits dan koleganya berharap untuk dapat menyatukan sebuah konsorsium internasional dari berbagai kelompok-kelompok penelitian. | AT/ZK

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016