
"Warga harus berhati-hati karena nyamuk memiliki potensi mengirimkan Virus West Nile pada manusia, dan penting bagi warga untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk menghindari tertularnya virus tersebut," kata pejabat Departemen Kesehatan itu dalam sebuah pernyataan.
Walaupun sebagian besar Virus West Nile menginfeksi burung, tetapi nyamuk yang terinfeksi virus ini dapat menyebar ke manusia. Virus ini tidak dapat menular secara langsung dari burung ke manusia dan risiko infeksi rendah. Pada infeksi manusia, virus ini umumnya tidak menyebabkan gejala, atau hanya menyebabkan gejala ringan seperti flu.
“Orang tua dan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah dianggap berisiko tinggi terjangkit penyakit virus ini”, kata pejabat itu.
"Orang-orang yang risiko tinggi terinfeksi harus memakai kemeja lengan panjang,celana panjang, dan menggunakan anti serangga dengan penolak nyamuk DEET atau lainnya untuk kulit yang terkena sesuai dengan petunjuk produsen. Untuk anak-anak, mereka harus menggunakan produk dengan konsentrasi DEET kurang dari 30 persen, "kata Departemen Kesehatan.
"Orang-orang dengan risiko tinggi infeksi harus memakai kemeja lengan panjang, celana panjang, dan menerapkan antiserangga dengan penolak nyamuk DEET atau lainnya untuk kulit yang terkena sesuai dengan petunjuk produsen.
"Untuk anak-anak, mereka harus menggunakan produk dengan konsentrasi DEET kurang dari 30 persen," kata Departemen Kesehatan AS. | AT/ZK

0 komentar:
Posting Komentar