SINGKIL - Pemkab Aceh
Singkil menyatakan siap membantu fasilitas untuk menyelamatkan Kapal
Motor (KM) Marisa milik Pemkab Aceh Utara yang terdampar di Pulau
Tuangku, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Singkil.
“Fasilitas
seperti transportasi, menjaga kapal, dan beberapa hal lain mungkin bisa
kita bantu. Namun untuk dana, tidak dapat kita lakukan. Masalahnya, kami
juga sedang musibah setelah beberapa waktu lalu terjadi perusakan
kantor bupati,” kata Asisten I Sekdakab Aceh Singkil, Azmi, pada 27 Juni lalu.
Hal senada juga disampaikan Wartono, anggota DPRK Aceh Singkil. Menurutnya, bantuan fasilitas pasti diberikan,sebagai bentuk solidaritas sesama daerah. Sementara bantuan dana cukup sulit diberikan. Karena, menurutnya, kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan untuk hal itu.
Sebelumnya, Azhari Cage Ketua Tim Rombongan Komisi C DPRK Aceh Utara Jumat (24/6) usai melihat kondisi KM Marisa ke lokasi terdampar mengatakan, jika ada kemauan dari Pemkab Aceh Utara dan PT Bina Usaha I, selaku pihak yang mengoperasikan--KM Marisa yang dibeli dengan harga Rp 5,6 miliar itu--masih dapat diselamatkan dengan terlebih dahulu membongkar muatan semen di dalamnya serta memperbaiki beberapa kerusakan.| Serambi
Hal senada juga disampaikan Wartono, anggota DPRK Aceh Singkil. Menurutnya, bantuan fasilitas pasti diberikan,sebagai bentuk solidaritas sesama daerah. Sementara bantuan dana cukup sulit diberikan. Karena, menurutnya, kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan untuk hal itu.
Sebelumnya, Azhari Cage Ketua Tim Rombongan Komisi C DPRK Aceh Utara Jumat (24/6) usai melihat kondisi KM Marisa ke lokasi terdampar mengatakan, jika ada kemauan dari Pemkab Aceh Utara dan PT Bina Usaha I, selaku pihak yang mengoperasikan--KM Marisa yang dibeli dengan harga Rp 5,6 miliar itu--masih dapat diselamatkan dengan terlebih dahulu membongkar muatan semen di dalamnya serta memperbaiki beberapa kerusakan.| Serambi


0 komentar:
Posting Komentar