
BEIJING - Sebanyak 189.033 warga telah dievakuasi ke daerah yang aman di provinsi pulau Hainan bagian selatan China pada awal Sabtu pagi setelah badai tropis Nock-Ten mendarat di pulau itu akhir Jumat sore, menurut pejabat Otoritas Pengendalian Banjir China. Demikian dilansir kantor berita Xinhua, Sabtu [30/07].
Badai yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mengakibatkan satu orang terluka dan 148 unit rumah rusak di sepanjang desa pesisir di Kota Guangcun Hainan, Kata pejabat kantor pusat Pengendalian Banjir dan Pengawasan Kekeringan Negara China.
Sementara kantor pusat badan itu menerima laporan bahwa tidak ada kerusakan di Provinsi Guangdong dan Daerah Otonom Guangxi Zhuang, yang juga mengalami hujan deras.
Pada awal Sabtu pagi, badai bertiup ke laut timur Teluk Beibu setelah melewati wilayah Hainan Changjiang dan dipastikan akan menuju wilayah pantai utara Vietnam, katanya.
Selama tahun ini, Nock-Ten, yang merupakan badai kedelapan dan yang paling kuat melanda negara itu, tercatat dengan kecepatan angin hingga 28 meter per detik saat bertiup di Longlou kota Wenchang pada hari Jumat [29/07] pukul 05:40 sore waktu setempat.
Sementara itu, di Filipina badai tropis Nock-ten juga menerjang pulau utama Luzon yang dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 41 orang, Jumat [29/07] setelah hujan deras selama seminggu. | AT/ZK

0 komentar:
Posting Komentar