News Update :

Bunker Perang Jepang Di Pugar

Sabtu, 09 Juli 2011



Lhokseumawe - Bunker dan gua peninggalan tentara Jepang pada Perang Dunia II di wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, akan dipugar untuk melestarikan peninggalan sejarah dan menjadikannya sebagai objek wisata. 

Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Miswar di Lhokseumawe, Jumat, mengatakan, jumlah bunker tentara Jepang di dearah ini diperkirakan sebanyak enam lokasi yang terletak di pesisir pantai Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti. Jumat [8/7] 

Sementara gua milik tentara Jepang hanya satu lokasi yaitu di perbukitan Cot Panggoi, Kecamatan Muara Satu.Disebutkannya, pihaknya akan mengusulkan anggaran pemugaran sejumlah situs sejarah peninggalan Jepang tersebut pada 2012 di mana rencananya pemugaran akan dilakukan secara bertahap.

Bunker pertahanan tentara Jepang di pesisir pantai Ujong Blang, letaknya terpisah-pisah antara satu bunker dengan bunker lainnya. Bahkan lokasi bunker ada yang telah dikuasai sejak lama oleh warga dan dijadikan tempat tinggal sehingga diperlukan ganti rugi untuk pemugaran situs sejarah tersebut.

"Rencananya sejumlah bunker yang letaknya terpisah-pisah itu akan direlokasi pada satu tempat di kawasan itu juga karena ada bunker yang hampir lenyap digerus air laut dan juga ada yang telah dijadikan tempat tinggal," terang Miswar.

Sementara untuk gua peninggalan tentara Dai Nippon tersebut yang terletak di Cot Panggoi atau tidak jauh dari lokasi pabrik pencairan gas alam PT Arun NGL, katanya, akan dibersihkan dan dijadikan lokasi wisata sejarah.

Menurut Miswar, pemugaran dan perawatan sejumlah situs sejarah peninggalan tentara Jepang di Lhokseumawe perlu sebagai bahan referensi sejarah karena di sejumlah benteng itu tentara Jepang  kerap mendapat perlawanan dari pejuang lokal pada masa itu.| Sumber Antara

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016