News Update :

AS Berjanji Terus Menekan Suriah

Rabu, 20 Juli 2011



Washington - Gedung Putih pada Selasa [19/07] berjanji untuk terus bekerja sama dengan mitra internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap pemerintah Suriah.

"Kami telah membuat jelas bahwa Presiden Assad telah kehilangan legitimasi. Padahal ia memiliki kesempatan untuk memimpin transisi, namun ia tidak mengambilnya dan dia kehilangan legitimasi karena hal itu," kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney, seperti dikutip AcehTraffic.com pada kantor berita Xinhua. 

Carney mendesak Suriah untuk menghentikan kekerasan dan menarik pasukan keamanan dari Hama dan kota-kota lain sehingga "transisi menuju demokrasi sejati bisa terwujud."

Pada 11 Juli, Duta Besar AS untuk Suriah Robert Ford melakukan kunjungan kontroversial ke Suriah tengah kota Hama, yang merupakan markas pihak oposisi yang menentang pemerintahan Suriah saat ini. Kunjungan itu rupanya dipicu oleh beberapa serangan pendukung pemerintah di kedutaan AS dan kediaman Duta Besar di Damaskus.

Pada hari yang sama, Menlu AS Hillary Clinton juga mengatakan bahwa Presiden Suriah Bashar Assad sudah kehilangan legitimasi dan Gedung putih sama sekali tidak menganggap Assad masih memiliki kekuasaan. Pernyataan Clinton itu dianggap salah satu retorika terberat oleh pejabat senior AS di Suriah.

Dalam upaya untuk meningkatkan tekanan pada Suriah, Presiden AS Barack Obama pada tanggal 12 Juli mengkritik Assad karena hilangnya kesempatan untuk membawa reformasi nyata. | AT/ZK

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016