News Update :

Anggota KNPI Pidie Jaya Ancam Gorok Leher Wartawan

Kamis, 07 Juli 2011


Meureudu – Gara-gara pemberitaan, Wartawan Metro Aceh, Muliadi diancam gorok leher oleh anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pidie Jaya, M Nasir. Merasa terancam, Mulyadi melaporkan ke polisi, Rabu (6/7). 


Ditemani sejumlah wartawan, Mulyadi mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Pidie sekitar pukul 11.00 WIB. Kepada petugas di sana, Mulyadi mengaku tidak nyaman setelah ada ancaman potong leher oleh M Nasir, warga Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya di sebuah warung kopi dalam Kota Meureudu.


Menurutnya, pelaku yang mengaku anggota KNPI marah karena pemberitaan di Metro Aceh berjudul ‘ BPK Diminta Audit Dana KNPI Pidie’.


”Kamu jangan tinggal lagi di Gampong Masjid Tuha, kalau tidak dengar akan saya gorok leher dan akan bawa naik ke atas. Mulai sekarang kamu jangan nampak lagi di gampong ini,” kata Muliadi meniru ucapan M Nasir, kemarin.


Menurutnya, berita yang dibuatnya sudah sesuai dengan UU Pers. ”Saya juga sudah mewawancarai pengurus KNPI terkait tudingan itu,” katanya kepada sejumlah wartawan dan polsi. Sementara itu, Ketua KNPI Pidie Jaya Safwan Gade membenarkan M.Nasir anggota KNPI Pidie Jaya. Namun dia membantah terkait pengancaman seperti dutuduhkan Mulyadi.


”Dia hanya meminta wartawan bertanggung jawab atas pemberitaan yang dia tulis tidak benar dan datanya fiktif. Jadi tidak ada ancaman, anggota saya hanya minta pertanggung jawaban berita, karena datanya fiktif,” kata Ketua KNPI Pidie Jaya, kemarin. 


Kapolres Pidie AKBP Dumadi, Sst Mk melalui Kasat Reskrim AKP Supriadi, SH mengatakan akan mendalami laporan Muliadi terkait kasus pengancaman. ”Kita sedang dalami laporannya, jika benar akan kita lanjutkan,” jelas Supriadi. |Sumber Harian Aceh
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016