
Hangzhou, China - Sekitar 1.300 warga di sebuah desa di Provinsi Zhejiang, China Timur tidak bisa mendapatkan sumber air minum selama empat hari setelah enam sumur yang menjadi sumber penghidupan bagi warga setempat terkontaminasi akibat tumpahan bahan kimia, menurut warga setempat, Senin [11/07].
Sebagaimana diberitakan oleh Xinhua, sebuah truk kontainer bertabrakan dengan sebuah truk tangki penuh yang mengangkut bahan ammonia industri di jalan tol Kota Yiwu pada 8 Juli. Dua puluh ton metrik amonia tumpah keluar dari tangki truk tersebut, merembes ke dalam tanah dan mencemari sungai terdekat.
Semua enam sumur di desa Xitang, yang terletak hanya sekitar satu kilometer dari lokasi kecelakaan truk, tercemar oleh tumpahan bahan kimia.
“Otoritas lingkungan hidup setempat telah menyatakan sumur itu menjadi tidak layak untuk digunakan” kata Wu Yongsheng, kepala desa setempat.
"Kami tidak dapat menggunakan air sumur selama empat hari berturut-turut, kehidupan kami sangat terpengaruh,.karena sumur itu satu-satunya sumber air minum kami," kata Wu.
Namun, otoritas urusan sipil di kota setempat telah menggunakan truk tank air untuk membawa air minum untuk penduduk desa sejak kecelakaan itu terjadi, katanya.
Kepala desa itu juga menambahkan, otoritas lingkungan hidup setempat terus memantau situasi.| AT/ZK

0 komentar:
Posting Komentar