IDI - Perwakilan ulama
dan tokoh masyarakat dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, Senin (30/5)
mengikuti lokakarya peningkatan kapasitas transparansi dan anti korupsi
yang diselanggarakan oleh lembaga Local Governance for Comunities in
Aceh (LOGICA), di Hotel Harmoni Kota Langsa. Acara yang berlangsung tiga
hari itu diikuti 30 peserta.
Herman Abubakar, Senior Program Manager Antikorupsi dan Transparancy LOGICA dalam siaran pers yang diterima Serambi kemarin mengatakan, sosialisasi ini adalah tentang pengetahuan anti korupsi dari sudut pandang hukum positif yang dikaitkan juga dengan sudut pandang ilmu agama Islam terhadap korupsi itu sendiri.
Dikatakanm, pihaknya memilih ulama dan tokoh masyarakat sebagai peserta, karena ulama adalah panutan bagi masyarakat di Aceh, tentunya hasil dari sosialisasi ini nantinya kita harapkan para ulama dapat menyampaikan kepada masyarakat banyak melalui ceramah-ceramah keagamaan di daerah mereka masing-masing.
Herman menambahkan, salah satu cara pencegahan korupsi adalah dengan adanya transparansi, karena itu program yang dijalankan oleh LOGICA yaitu mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif terhadap hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan anggaran oleh pemerintah daerah.
“Sehingga masyarakat mengetahui program yang dijalankan oleh pemerintah apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada suatu daerah,” jelasnya seraya mengatakan, transparansi dan anti korupsi bukan semata-mata menyangkut realisasi anggaran dari pemerintah, melainkan dalam segala bentuk korupsi yang timbul dan berkembang saat ini dimasyarakat mulai dari hal kecil hingga yang besar.
Oleh sebab itu, dirinya mengharapkan juga dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saling bahu membahu dalam mewujudkan pencegahan korupsi.|Srb
Herman Abubakar, Senior Program Manager Antikorupsi dan Transparancy LOGICA dalam siaran pers yang diterima Serambi kemarin mengatakan, sosialisasi ini adalah tentang pengetahuan anti korupsi dari sudut pandang hukum positif yang dikaitkan juga dengan sudut pandang ilmu agama Islam terhadap korupsi itu sendiri.
Dikatakanm, pihaknya memilih ulama dan tokoh masyarakat sebagai peserta, karena ulama adalah panutan bagi masyarakat di Aceh, tentunya hasil dari sosialisasi ini nantinya kita harapkan para ulama dapat menyampaikan kepada masyarakat banyak melalui ceramah-ceramah keagamaan di daerah mereka masing-masing.
Herman menambahkan, salah satu cara pencegahan korupsi adalah dengan adanya transparansi, karena itu program yang dijalankan oleh LOGICA yaitu mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif terhadap hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan anggaran oleh pemerintah daerah.
“Sehingga masyarakat mengetahui program yang dijalankan oleh pemerintah apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada suatu daerah,” jelasnya seraya mengatakan, transparansi dan anti korupsi bukan semata-mata menyangkut realisasi anggaran dari pemerintah, melainkan dalam segala bentuk korupsi yang timbul dan berkembang saat ini dimasyarakat mulai dari hal kecil hingga yang besar.
Oleh sebab itu, dirinya mengharapkan juga dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saling bahu membahu dalam mewujudkan pencegahan korupsi.|Srb


0 komentar:
Posting Komentar