News Update :

Muzakir Manaf: Politik Aceh Kian Meruncing

Jumat, 03 Juni 2011

ACEH BESAR - Ketua Partai Aceh Muzakir Manaf mengatakan kondisi politik di Aceh kian meruncing. Hal itu disampaikannya usai doa bersama memperingati setahun wafatnya deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Tengku Hasan Tiro di Desa Mereu, Indrapuri Aceh Besar, Kamis, (2/6).

Muzakir mengatakan, sebelum meninggal, Tengku Hasan Tiro telah mengamanahkan kepada rakyat Aceh untuk menjaga perdamaian  dan mensejahterakan seluruh rakyat Aceh. Untuk mewujudkan itu, dia meminta rakyat Aceh bersatu. "Apakah kita sanggup menjaga amanah itu terpulang kepada kita semua," ujarnya.

Pada tahun 2005 lalu, Hasan Tiro telah mengambil jalan untuk berdamai dengan pemerintah Indonesia. Hal itu kata Muzakir merupakan satu-satunya jalan untuk mensejahterkana rakyat Aceh. Apalagi kata dia, Aceh adalah daerah yang subur. "Bek sampe deuk tikoh dalam krong (Jangan sampai seperti tikus mati di lumbung padi)," kata pria yang akrab disapa Mualem itu. Mualem juga mengatakan, hanya melalui Partai Aceh semua amanah dan harapan Tengku Hasan Tiro dapat diwujudkan.

Doa bersama mengenang setahun meninggalnya tokoh pergerakan Aceh Almarhum Tengku Hasan  dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak hadir beberapa petinggi GAM seperti Pemangku Wali Nanggroe Malik Mahmud, Perdana menteri GAM, Zaini Abdullah, dan Zakaria Saman, serta ketua KPA dan Partai Aceh dari seluruh wilayah di Aceh.

Lokasi makam yang berada sekitar tiga kilometer dari pasar Indrapuri itu sesak pengunjung. Kenderaan mengular di sepanjang jalan menuju ke lokasi makam.|Sumber The AtjehPost
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016