News Update :

Militer China Kembangkan Game Online Untuk Pelatihan

Kamis, 30 Juni 2011


Beijing – Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China telah mengembangkan game online pertamanya guna meningkatkan keterampilan tempur dan kesadaran teknologi  bagi anggota militernya. 

Game "Glorious Mission" menetapkan pemain adalah sebagai tentara dengan kekuatan darat PLA.

Metode permainannya, game itu memiliki tiga level ; - pelatihan dasar, misi tunggal dan pertempuran. Pemain dapat memilih untuk memerangi lawan tunggal ataupun memainkan perang-perangan secara kelompok. Setiap kelompok berjumlah 32 pemain. Kelompok satu dengan yang lainnya saling berusaha memenangkan pertempuran dan mengalahkan lawan.
  
Untuk merekrut pemain baru harus melalui level pertama, yakni pelatihan dasar dan kemudian menerima instruksi dan indoktrinasi professional.   Selanjutnya baru menjalankan misi tunggal dan pertempuran secara berkelompok. 

Permainan itu , seperti dijelaskan oleh Pusat Pengujian Perangkat Lunak China “sebagai game militer pertama yang dimainkan dalam jaringan komputer lokal (LAN) skala besar dan memiliki hak kekayaan intelektual penuh di negara itu”. Demikian dilansir pada China Daily [29/06/2011].

Game tersebut dikembangkan oleh Komando Militer Nanjiang bekerjasama dengan perusahaan Wuxi Giant Network Technology Inc di Provinsi Jiangsu. 

Semua jenis senjata permainan dan peralatan pertempuran yang ada program game merupakan bagian dari persenjataan PLA, termasuk tank tempur utama tipe 99, kendaraan amfibi ZBD2000 dan jet tempur J-10 

Program ini dapat mensimulasikan berbagai kondisi cuaca dan menggambarkan situasi pertempuran secara akurat, demikian dilaporkan Xinhua News Agency pada hari Selasa kemarin [28/06/2011].

Para ahli dari Komando Militer Nanjing telah menganalisis 34 permainan game militer dan juga mengadakan 30 kali pertemuan simposium untuk membahas desain program dan pengembangannya. 
  
Setelah 32 bulan melewati masa pengembangan dan uji coba, versi finalnya baru dapat dirilis pada 20 Juni 2011.  

Sementara itu, para ahli di China juga memuji proyek pengembangan game online itu, sebagai terobosan dalam permainan game cyber militer. 

Seorang perwira PLA yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa tentara dan perwira terlibat dalam pengembangan dan pengujian program game dan umpan balik mereka secara signifikan memberikan kontribusi pada versi final.

"Saya pikir adalah mungkin bahwa permainan itu akan dibuat online terbuka bagi para penggemar militer China untuk men-download dan bermain," katanya.

Video game tidak asing lagi bagi prajurit di militer Cina.

"Sejauh yang saya tahu, unit PLA telah lama menggunakan video game dalam pelatihan mereka," kata seorang veteran dari pasukan darat PLA, yang juga meminta tidak disebutkan identitasnya. "Misalnya, para pengintai dapat menggunakan Counter-Strike," game tempur yang dikembangkan oleh Valve Corporation berbasis di AS.  

Seorang mahasiswa pada sebuah Kantor Sekolah Angkatan PLA, bermarga Wu, mengatakan kepada China Daily bahwa video game merupakan bagian dari mata kuliah pertempuran udara.

"Permainan itu benar-benar membantu kita mengembangkan rasa taktis kuat," kata Wu.

Sementara itu Gong Fangbin,seorang profesor di Universitas Pertahanan Nasional PLA, mengungkapkan situasi tempur membantu meningkatkan kesadaran taktis.

"Permainan ini memiliki manfaat bagi prajurit," ujar Fangbin, seperti dikutip oleh Beijing Morning Post. 

Dia juga menambahkan; "Ini menuntut apresiasi taktis di sekeliling Anda. Baik untuk pendidikan dan menghibur."

Ma Quanzhi, seorang manajer  humas  Wuxi Giant Network Technology Inc, perusahaan pengembang utama proyek itu, menolak mengungkapkan rincian lebih lanjut dari permainan program game itu. Dia mengatakan perusahaannya belum diizinkan oleh militer untuk mengungkapnya.

Negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Rusia, juga telah menggunakan video game dalam pelatihan militer dan telah mencapai "hasil yang memuaskan", menurut laporan PLA Daily, sebuah surat kabar dijalankan oleh PLA. | ZK/AT


Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016