
Manny
Pacquiao sudah dianggap pahlawan di Filipina. Namun, ketenaran petinju beken
itu terancam menyusut khususnya di kalangan pasutri setelah menjadi bagian
dalam kubu politikus yang menolak pemakaian kondom.
Pacman
bergabung dengan gereja Katolik untuk membatalkan rancangan undang-undang
keluarga berencana yang didukung Pemerintah Filipina. Ia heran, Tuhan saja
menurutnya tidak melarang suami-istri mempunyai anak lebih dari tiga. “Tuhan
tidak mengatakan kita harus mempunyai dua atau tiga anak,” klaim Pacman.
Pacman
terpilih sebagai anggota Kongres Filipina pada 2010. Meski sibuk menjadi
legislator, suami Maria Geraldine “Jinkee” Jamora itu tidak melupakan dunia
tinju. Belum lama ini ia berhasil mempertahankan gelarnya setelah mengalahkan
petinju Amerika Serikat, Shane Mosley, dengan kemenangan angka.
Keinginan
Pacman mendapat sambutan dari Edcel Lagman. Pemimpin partai minoritas di
Kongres itu bergurau jika Pacquiao sudah siap “bertarung” ketika membicarakan
tentang penolakan pemakaian kondom.
Pacman
sendiri mengaku datang dari keluarga miskin. Meski ayah-ibunya memiliki empat
orang anak, ia menerangkan keluarganya tetap bisa bertahan hidup. “Berhubungan
seks dengan memakai kondom dan melakukan aborsi itu perbuatan dosa,” katanya. |
Tempo

0 komentar:
Posting Komentar