Pandeglang - Kapal yang
membawa lebih dari 100 imigran asal Afganistan terdampar di Pulau
Panaitan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu
malam, 22 Mei 2011. Hingga hari ini, tim gabungan dari Direktorat Polisi
Air (Ditpolair) Polda Banten dan Mapolsek Panimbang masih melakukan
proses evakuasi terhadap para imigran tersebut.
"Kami belum
bisa memastikan jumlahnya, kasus ini langsung ditangani Ditpolair Polda
Banten," kata Kepala Polsek Panimbang Ajun Komisaris Suradi, Senin 23
Mei 2011.
Menurut dia, kapal yang dinaiki para imigran gelap asal Afganistan itu terdampar setelah terseret gelombang tinggi di Perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Panaitan. Keberadaan para imigran itu pertama kali diketahui oleh salah seorang nelayan asal Panimbang yang sedang mencari ikan.
Karena merasa asing dengan kondisi awak kapal, nelayan itu memberitahukannya kepada anggota Polsek Panimbang. Petugas Polsek yang mendapat laporan kemudian langsung berkoordinasi dengan Ditpolair Polda Banten untuk mengamankan para imigran itu.
Kepala Ditpolair Polda Banten Ajun Komisaris Budhi Hermawan mengatakan anggotanya masih melakukan upaya evakuasi terhadap para imigran tersebut. "Saat ini imigran yang diduga asal Afganistan itu terdampar di Pulau Panaitan. Sementara untuk jumlahnya kami masih belum bisa memastikannya," kata Budhi Hermawan.
Budhi Hermawan mengatakan, rencana evakuasi akan dilakukan dengan menarik kapal yang membawa imigran itu ke dekat pantai yang ada di Perairan Banten. "Kami juga belum mengetahui tujuan pelayaran kapal itu," kata Budhi.| Tempo
Menurut dia, kapal yang dinaiki para imigran gelap asal Afganistan itu terdampar setelah terseret gelombang tinggi di Perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Panaitan. Keberadaan para imigran itu pertama kali diketahui oleh salah seorang nelayan asal Panimbang yang sedang mencari ikan.
Karena merasa asing dengan kondisi awak kapal, nelayan itu memberitahukannya kepada anggota Polsek Panimbang. Petugas Polsek yang mendapat laporan kemudian langsung berkoordinasi dengan Ditpolair Polda Banten untuk mengamankan para imigran itu.
Kepala Ditpolair Polda Banten Ajun Komisaris Budhi Hermawan mengatakan anggotanya masih melakukan upaya evakuasi terhadap para imigran tersebut. "Saat ini imigran yang diduga asal Afganistan itu terdampar di Pulau Panaitan. Sementara untuk jumlahnya kami masih belum bisa memastikannya," kata Budhi Hermawan.
Budhi Hermawan mengatakan, rencana evakuasi akan dilakukan dengan menarik kapal yang membawa imigran itu ke dekat pantai yang ada di Perairan Banten. "Kami juga belum mengetahui tujuan pelayaran kapal itu," kata Budhi.| Tempo

0 komentar:
Posting Komentar