Bireuen – Kediaman Efendi M Yakob, 39, di Dusun Tgk Jeumpa, Desa Blang Dalam, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, diberondong dengan rentetan peluru, Senin (25/4) sekira pukul 03.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Polisi menemukan tiga selongsong peluru serta dua proyektil di samping pagar arah timur rumah korban. Diduga kuat, amunisi tersebut dimuntahkan dari pistol jenis FN secara jarak dekat.
Informasi dihimpun Harian Aceh usai kejadian, pelaku yang belum diketahui identitas serta jumlahnya itu datang di saat keluarga Efendi yang juga anggota KPA Bireuen itu sedang tidur lelap bersama istri dan kedua anaknya yang masih kecil.
Saat itu, keluarga Efendi mendengar beberapa kali lepasan tembakan yang menembus jendela rumah samping timur hingga tiga keping kaca nako hancur berantakan. Setelah tembakan itu, Efendi dan istrinya Fajriah, 29, serta kedua anaknya, Putri, 7, dan M Iqram, 3, memberanikan diri keluar dari kamar sambil mengamati serta mendengar gerak-gerik pelaku.
Dugaan sementara, pelaku melepaskan tembakan di sisi luar pagar atau pinggir jalan. Namun keluarga Efendi tidak mendegar suara yang mencurigakan di luar rumah, hanya mendegar suara kendaraan yang melintas di kejauhan.
“Saat itu, kami lagi tidur. Saya hanya mendengar dua kali tembakan dan suara kaca jendela pecah. Saya bersama istri langsung keluar kamar dan melihat ke depan dan samping rumah, tapi tidak ada siapa pun di luar saat itu. Sekitar lima menit usai kejadian, dari kejauhan saya hanya mendengar seperti ada suara kendaraan yang melintas dengan kencang,” terang Efendi di sela-sela tim Polres Bireuen melakukan identifikasi.
Efendi mengungkapkan, sebelumnya dia tak memiliki musuh serta selisih paham dengan siapapun, baik secara pribadi maupun lainnya. “Hemat saya, belakangan ini saya tidak ada masalah dengan orang lain. Bahkan sebelum kejadian tidak ada ancaman, baik melalui SMS maupun dengan telepon,” terang Efendi.
Pasca pemberondongan itu, korban menghubungi serta laporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian dan keuchik setempat. Selang beberapa menit, aparat kepolisian dari Polres Bireuen dan Polsek Jeumpa tiba di lokasi.
Amatan Harian Aceh di lokasi kejadian, kaca nako jendela ruang makan arah timur rumahnya sekaligus dijadikan ruang tamu pecah berantakan. Kain gorden penutup jendela terkoyak serta robek dan terdapat empat lubang bekas yang tembusi peluru. Begitu juga jendela di dekat pintu menuju kamar mandi, ikut pecah ditembusi peluru.
Selain itu, kayu lintang penyangga bagian atas aquarium di ruangan dapurnya juga retak. Peluru juga menembus dinding kamar tamu bagian belakang dan hingga kemarin, dan satu proyektil masih tersangkut di sela-sela dinding kamar.
Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi SH melalui Kapolsek Jeumpa Iptu PM Ketaren mengatakan kasus penembakan di rumah warga Blang Dalam itu masih dalam penyelidikan pihaknya. Sejauh ini polisi belum bisa memastikan jumlah pelakunya. “Untuk sementara, kami telah menyita dan mengamankan tiga selongsong dan dua butir proyektil yang diduga amunisi dari pistol jenis FN. Kasus ini akan tetap dikembangkan guna mengungkap pelakunya,” kata PM Ketaren.|Sumber Harian Aceh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar