BIREUEN - Sekitar 100-an massa menyerang kantor Partai Aceh di
Meunasah Blang Bireuen, sekitar pukul 15.00 tadi. Pelakunya dipastikan
dari kelompok yang sakit hati dengan kebijakan internal partai mantan
kombatan Gerakan Aceh Merdeka itu.
Ketua Partai Aceh Bireuen Darwis Jeunieb mengatakan, massa yang
beringas datang dengan membawa kayu balok dan berbagai benda tumpul
lain. Mereka lalu merangsek ke dalam kantor dan menghancurkan semua
peralatan kantor seperti komputer dan dinding kaca. Akibatnya, kantor
Partai Bireuen porak-poranda.
"Mereka orang-orang kita yang tidak puas dengan kebijakan partai,"
ujar Darwis dengan suara bergetar ketika dihubungi The Atjeh Post,
Selasa (29/3). Sayangnya, ia tidak merinci kebijakan partai yang menjadi
pemicu masalah itu.
Saat kejadian, Darwis mengaku sedang bersiap-siap memimpin rapat
internal partai di kantor itu. Sebelum rapat dimulai, ia dikejutkan
dengan kehadiran massa yang datang dengan mobil dan sepeda motor.
Informasi yang dikumpul The Atjeh Post dari sejumlah sumber
menyebutkan, para pelaku penyerangan adalah kelompok yang tidak puas
dengan kebijakan Partai Aceh yang mengusung Zaini Abdullah dan Muzakir
Manaf sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
Seperti diketahui, Partai Aceh Bireuen terbelah dua dalam hal
pasangan calon gubernur ini. Sebagian mendukung Gubernur Irwandi Yusuf,
sebagian lainnya mendukung kebijakan partai. Kelompok pendukung Irwandi
dipelopori oleh Saiful alias Cage yang merupakan mantan Ketua Komite
Peralihan Aceh (KPA) Bireuen. KPA adalah wadah perkumpulan mantan
anggota GAM. saiful sendiri sudah dipecat dari ketua KPA. Posisi Cage
kemudian diserahkan kembali kepada Darwis yang sebelumnya menjabat Ketua
KPA Bireuen.
Ditanya soal itu, Darwis menolak menjelaskan lebih jauh. Ia pun tidak
berniat melaporkan penyerangan itu ke polisi. "Saya belum bisa
menjelaskan lebih jauh. Kami akan mencoba mencari solusi untuk
menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan," ujar Darwis.
www.atjehpost.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar