ACEH
POLITIK
NUSANTARA
Ini Video Kondisi Kayu Pasca Banjir di Pasantren Darul Muhlisin Aceh Tamiang
Selasa, 03 Februari 2026
Satgas : 91 Ribu Korban bencana Aceh Masih di Pengungsian
Senin, 02 Februari 2026
Jakarta | acehtraffic.com- Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra melaporkan, hingga Kamis, 29 Januari 2026, sebanyak 111.788 warga masih berada di posko pengungsian. Aceh menjadi provinsi dengan jumlah pengungsi tertinggi, mencapai lebih dari 80 persen dari total pengungsi di tiga provinsi terdampak.
Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra, Amran, menyebutkan Aceh tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni mencapai 91.663 orang, sementara Sumatra Utara 11.085 pengungsi, dan Sumatra Barat 9.040 pengungsi.
“Total secara keseluruhan pengungsi sampai dengan kemarin itu ada 111.788 jiwa,” ujarnya.
Meski jumlah pengungsi mencapai ratusan ribu, Amran menyebut terdapat tren penurunan secara bertahap. Pemerintah menargetkan seluruh warga terdampak dapat segera pindah ke hunian yang lebih layak.
“Jumlah pengungsi terus berkurang dari waktu ke waktu, dan diharapkan nantinya tidak ada lagi warga yang tinggal di posko pengungsian,” jelasnya.
Untuk mendukung relokasi warga, pemerintah mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) sekaligus menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga saat ini, dari total rencana pembangunan 17.231 unit Huntara, sebanyak 4.281 unit telah rampung dibangun, sementara 5.932 warga telah menerima DTH.
Aceh, sebagai provinsi dengan dampak paling masif, menjadi fokus utama pembangunan infrastruktur darurat. Saat ini, 3.248 unit Huntara telah selesai dibangun untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal, sementara 9.766 warga Aceh terdampak memilih skema DTH sembari menunggu proses rekonstruksi rumah permanen.
Dengan selesainya unit Huntara tambahan dan penyaluran DTH, pemerintah berharap beban psikologis dan sosial warga di pengungsian dapat segera teratasi.[pintoe]
Dulu Offset Sekarang Meetik
Jumat, 13 Mei 2011
Offset sering di gunkan saat pemain bola melewati dengan cepat sebelum bola jatuh di tanah pemain bola yang berdiri sejajaran. Artinya lebih cepat kedepan. Jika kita pisahkan Off artinya mati, dan Set bisa jadi setting, jika gabungkan artinya maka jadinya kematian Setting. kematian setting adalah kematian ide, atau sekarang juga di sebut dengan Donk. PA Aceh Timur Protes Pemberhentian Sanusi
Kamis, 12 Mei 2011
Zaini Abdullah Tolak Pengesahan Mahkamah Kontitusi
BLANGPIDIE-Mantan petinggi Gerakan Aceh Mardeka (GAM) di
pengasingan, DR Zaini Abdullah menegaskan calon independen yang disahkan oleh
Makamah Kontitusi (MK) merusak hukum karena bertentangan dengan keputusan MoU
Helsinki.Di hadapan seribuan undangan dan petinggi KPA dan Partai Aceh (PA), Zaini Abdullah yang merupakan calon gebernur dari PA berpasangan dengan Muzakir Manaf (Ketua KPA) menerangkan jangan hanya karena segilintir orang UUPA yang merupakan perpanjang tangan dari MoU Helsinki diubah.Dia menilai ada keganjilan lahirnya calon independen di Aceh setelah Partai Aceh itu lahir.
Sebelumnya diterangkan, perjanjian Pemerintah RI dengan Perwakilan Mantan GAM yang melahirkan MoU Helsinki telah disetujui adanya jalur independen untuk rakyat Aceh dalam pemilukada gebernur dan bupati/walikota di Aceh pada tahun 2006 lalu.

Sementara Ir Jufri Hasanuddin, anggota DPRA dari PA menambahkan, bahwa bagi DPRA tidak mempermasaalahkan ada atau tidaknya calon independen tetapi yang menjadi dasar adalah UUPA yang merupakan harga mati.
Tak Harus Menunggu
Di tempat terpisah di Banda Aceh, staf ahli Gubernur Jafar SH menyebutkan, Pemilukada di Aceh tidak harus menunggu pengesahan Qanun. Pasalnya, qanun Pemilukada lalu sudah ada, maka tidak ada halangan untuk melaksanakan agenda pesta rakyat itu."Kita harapkan KIP segera membuat persiapan agar tahapan pelaksanaannya dapat dilakukan paling tidak pertengahan Oktober atau Desember tahun ini," ujarnya.
Memang, kata dia, untuk pelaksanaan Pemilukada harus ada qanun. Tapi tidak harus adanya qanun baru melainkan qanun yang lama pun bisa. Kecuali jika qanun belum ada.Sementara, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan, masa tugasnya bukan satu tahun lagi menjabat (masa jabatan berakhir 12 Februari 2012) tetapi dengan ‘lantang’ akan berakhir 2017.
"Saya memimpin Aceh hingga 2017 bertambah lima tahun lagi," terangnya
di hadapan audensi Forum Komunikasi Pemuda Gampong di ruang kerjanya,
kemarin.Irwandi yakin dimana ia melihat sampai saat ini masih banyak dukungan
masyarakat kepadanya dan ia juga saat ini mendapat dukungan dari partai
nasional dan partai lokal. Namun, dirinya menyatakan sampai saat ini tetap
berjuang dan maju di jalur independen."Saya belum ada niat masuk ke parnas, memang beberapa hasil survey beberapa parnas dirinya masuk dalam peringkat nominasi, tetapi itu semua belum dia berikan jawaban," demikian Irwandi. Menanggapi soal pengamanan Pemilukada mendatang, Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan secara terpisah menyebutkan, pihaknya hanya menunggu keputusan KIP terkait jadwal pelaksanaannya.
"Kami hanya menunggu kapan keputusan KIP tentang Pilkada, kalau sudah ditetapkan langsung terjun ke lapangan," ujarnya usai membuka pelatihan Pejabat Pelaksana Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Mapolda Aceh. Iskandar Hasan mengatakan, persiapan aparatnya dalam pengamanan pemilukada sudah siap, bahkan akhir bulan lalu ia bersama jajaran telah melakukan rapat pemantapan di Sabang.

"Seluruh Kapolres terutama kabupaten yang menggelar pemilukada, sedangkan yang tidak justru kita minta ikut memback up saja," jelasnya.Sebelumnya Kapolda membuka rapat sosialisasi tentang UU No 14 tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik bagi pejabat pelaksana informasi dan dokumentasi (PPID) bagi jajaran Polres se Aceh.
"Ada kasus-kasus yang tidak bisa disampaikan karena pejabat PPID atau aparat yang bersangkutan karena kasusnya masih harus dikembangkan lagi untuk mengungkap yang lain,"tukas Kapolda.
|Rakyat Aceh
.




