News Update :

Pupuk Bersubsidi Diselewengkan, PT.PIM Salahkan Kios Pengecer dan KP3

Selasa, 10 Februari 2015

Aceh Utara | acehtraffic.com - PT PIM mengaku banyak permasalahan yang terjadi pada penyaluran pupuk bersubsidi di Aceh Utara, permainan pupuk dilakukan oleh pihak-pihak tertentu secara premanisme dan semena-semena terhadap kios pengecer.

Kendati demikian, perusahaan yang memproduksi pupuk bersubsidi untuk empat propinsi di Sumetera itu tidak menindak para pelaku yang jelas-jelas terindikasi bermain pada barang kebutuhan vital pertanian tersebut, PT Pupuk Iskandar Muda (Persero) berdalih tidak bisa mengambil kebijkan, ketika kios pengecer mau saja diajak kerjasama oleh distributor untuk memanipulasi data laporan penerimaan pupuk.

"Kami hanya bertugas menyampaikan pupuk ke kios pengecer berdasarkan SK Gubernur Aceh, dan untuk Aceh Utara juga SK Bupati. Pengawasan kami hanya sampai ke kios," kata H Kaswani selaku kepala bidang pemasarn, didampingi pejabat Humas PT PIM Yosrizal, Senin 9 Februari 2015.

"Seharusnya, yang lebih mengontrol ke masyarakat itu KP3 yang di dalam ada polisi, kejaksaan, dinas terkait dan pemkab Aceh Utara tentunya, kalau kami tidak punya kebijakan" tukas Kaswani.

Pihak PT PIM mempertegaskan, harga pupuk untuk HET (Harga Enceran Toko-red) tidak lebih dari Rp. 90.000 per zak, mereka mengakui juga mengindikasikan harga tersebut membengkak capai Rp. 140.000 per zak. "Masalah pembengkak harga, kan ada KP3 yang mengawasi," jelasnya.

Untuk ini 2015, berdasarkan SK Bupati, quota pupuk bersubsidi untuk Aceh Utara sebanyak 8.771 ton untuk jenis urea, 2.375 untuk jenis SP-36, 540 ton jenis ZA, 4.207 ton untuk jenis NPK dan 1.700 ton untuk jenis pupuk organik, semua jenis pupuk tersebut akan disalurkan bertahap. Namun, hal yang serupa juga terjadi pada tahun 2013 dan 2014 yang menurut pihak PIM mengatakan, pupuk telah disalurkan secara runtin. Mirisnya, keluhan petani dihampir setiap daerah mengeluhkan tidak ada pupuk.| beritalima.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016