Banda Aceh | acehtraffic.com - Terkait kaburnya 7 Narapidana Lembaga Permasyrakatan (Lapas) Banda Aceh, Sejumlah personil kepolisian dari Polda Aceh terjun ke lapangan untuk melakukan pengejaran.
Polda Aceh menerima laporan dari Kalapas Ibnu Syukur bahwasanya 7 orang Narapidana berhasil kabur tadi pagi sekitar jam 04:00 Wib Kamis 5 Februari 2015 dengan membobol dinding kamar sel. (Baca: Bobol Dinding Kamar Sel, 7 Orang Napi LP Banda Aceh Berhasil Kabur)
Tadi sekitar jam 13:00 Wib Reporter acehtraffic.com menerima informasi dari seorang Napi yang tidak menyebutkan Namanya tersebut mengatakan sejumlah barang bukti jenis Ganja dan alat penghisap sabu di temukan Pasca pelarian 7 Napi tersebut.
Tadi sekitar jam 13:00 Wib Reporter acehtraffic.com menerima informasi dari seorang Napi yang tidak menyebutkan Namanya tersebut mengatakan sejumlah barang bukti jenis Ganja dan alat penghisap sabu di temukan Pasca pelarian 7 Napi tersebut.
"Barang bukti yang di temukan diantaranya ganja 4 ons, alat penghisap sabu-sabu yakni 2 buah bong baru dipergunakan , 4 buah pahat besi , batu besar, dan tali karet ban dalam sepeda motor, tulisnya Via SMS.
"Beberapa orang yang berhasil kabur tersebut adalah Napi yang terlibat kasus Narkoba dan Petugas piket saat kejadian dipimpin oleh komandan Regu piket Sudarmansyah", tambahnya lagi.
"Beberapa orang yang berhasil kabur tersebut adalah Napi yang terlibat kasus Narkoba dan Petugas piket saat kejadian dipimpin oleh komandan Regu piket Sudarmansyah", tambahnya lagi.
Untuk mengecek kebenaran Kalapas Banda Aceh Ibnu Syukur beberapa kali di hubungi oleh Reporter acehtraffic.com tidak ada respon.
Sementara Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi melalui Kepala Humas Polda Aceh, Kombes Gustav Leo saat di hubungi reporter acehtraffic.com mengatakan, terkait ada barang bukti jenis Narkoba itu tidak benar, dan memang sebagian napi yang kabur adalah Napi Narkoba, dan kami setelah terima Informasi lansung bangun koordinasi dengan pihak lapas untuk melalukan pengejaran dan memperkuat keamanan di Lapas.ungkapnya.
"Untuk antisipasi dan keamanan di lapas kami akan kerahkan beberapa personil dari Polda"ujar Gustav Leo. | AT | TM |
Sementara Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi melalui Kepala Humas Polda Aceh, Kombes Gustav Leo saat di hubungi reporter acehtraffic.com mengatakan, terkait ada barang bukti jenis Narkoba itu tidak benar, dan memang sebagian napi yang kabur adalah Napi Narkoba, dan kami setelah terima Informasi lansung bangun koordinasi dengan pihak lapas untuk melalukan pengejaran dan memperkuat keamanan di Lapas.ungkapnya.
"Untuk antisipasi dan keamanan di lapas kami akan kerahkan beberapa personil dari Polda"ujar Gustav Leo. | AT | TM |

