News Update :

“Sesuatu”, Pemkab Aceh Timur Minta Korban Pengusiran PT Patria Kamoe go “home”

Selasa, 30 September 2014

Bupati Aceh Tmur, Hasballah M Thaeb alias Rocky, dalam sebuah wawancara didepan pendopo, Kota Idi, Aceh Timur. |Photo: acehbaru.com/Isbahannur |
Lhokseumawe – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meminta 139 jiwa dari 39 Kepala Keluarga masyarakat lokal korban pengusiran paksa PT Patria Kamoe dari Gampoeng Gajah Meuntah Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, yang mengungsi di bekas Rumah Sakit Medco di Peudawa Puntong, Idi, agar kembali ke Gajah Meuntah.
Hal tersebut dikatakan Humas Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, T Amran SE dalam sebuah wawancara di Surune Kupi,Idi, “kami himbau kepada masyarakat itu, kalo memang keluarga dan saya kepada anak-anak, kembalilah ketempat” Katanya. Rabu, 24 September 2014, sore.
Menurutnya, selama ini pemerintah juga telah memperhatikan “mereka selama ini telah diberikan berupa jaminan hidup (jadup), tapi tidak bisa diberikan secara terus menerus karena itu bukan bencana, inikan ada prosedurnya pemberian bantuan” alasan Teuku Amran.
Entah kenapa dan apa modus dibalik himbauan agar pungsi yang diusir melibatkan pasukan bersenjata yang dibiayai negara dan turut dibantu kelompok bersenjata “peliharaan” perusahaan sawit tersebut? yang pasti Humas Pemkab Aceh Timur berulang kali mengatakan mengeluarkan himbauan agar apapun cerita pengungsi harus pulang kampung. “intinya sekarang kita fikirkan bagaimana seupaya mereka kembali ke asalnya” Kata dia. ( Baca: Konflik Agraria di Aceh Timur, PT Patria Usir Paksa Warga Sekampung)
Sementara para pengungsi mengatakan tidak tau harus pulang kemana, mereka menduga pemerintah Aceh Timur meminta mereka pulang dan kembali tinggal di gubuk reot “layak dikatakan kandang kambing” milik perusahaan, ada “sesuatu”, kasus kami tidak mampu diselesaikan, sepertinya mau diendapkan” katanya. | acehbaru |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016