acehtraffic.com - Kelompok militan Suriah al-Nusra
mengecam serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat dan menyebutnya
sebagai "perang melawan Islam".
Meskipun memiliki keyakinan Islam
radikal yang sama, al-Nusra dan kelompok militan yang menamakan diri
Negara Islam atau ISIS selama ini bersaing dan saling bentrok di Suriah.
Dalam
sebuah pernyataan secara online, al-Nusra yang terhubung dengan
al-Qaeda tersebut berseru kepada para pejihad di seluruh dunia untuk
menargetkan negara-negara Barat dan Arab yang terlibat dalam serangan di
Suriah.
Pernyataan ini muncul setelah Amerika Serikat dan
negara-negara lain melebarkan serangan udara mereka terhadap kelompok
militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Irak dan Suriah.
Amerika
Serikat memimpin koalisi yang tergabung dari sekitar 40 negara,
termasuk negara-negara Arab, dan mereka bersumpah untuk menghancurkan
kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS yang
mengontrol sebagian besar utara-timur Suriah dan utara Irak.
Sementara itu, Pentagon mengatakan jet mereka menyerang Raqqa di Suriah serta beberapa lokasi di dekat
perbatasan Turki pada hari Sabtu 27 September.
Pejuang Kurdi
mencoba mempertahankan Kobane di perbatsan Suriah sejak sekitar 140.000
warga sipil Suriah melarikan diri ke Turki.| BBC |

