
Jakarta | Acehtraffic.com - Keluarga masih shock menerima kenyataan Turman Siagiaan (49) meninggal dunia. Apalagi Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu merupakan tulang punggung keluarganya.
"Kami dari keluarga merasa terpukul. Karena beliau meninggal secara mendadak. Beliau satu-satunya tulang punggung keluarga. Dari anak dan istrinya masih shock," kata adik Turman, Viktor Siagian saat ditemui di rumah duka, Kompleks Bulog, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/4/2012).
Viktor mengatakan abangnya tersebut meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kuliah. Turman ke Medan dalam rangka dinas menjalankan tugas pengembangan pariwisata di salah satu desa di Sumatera Utara.
"Untuk pengembangan arung jeram. Tugasnya sangat padat," jelasnya.
Keluarga sudah sering mengingatkan Turman agar menjaga kesehatan. Namun karena Turman dikenal sebagai sosok yang perfeksionis, ia terus bekerja.
"Kami ingatkan agar jaga kesehatan. Hampir seminggu lebih beliau melewatkan akhir pekan dengan bekerja di kantor," sambung Viktor.
Pantauan detikcom, istri Turman tampak sangat shock. Istri Turman hingga kini malah merasa suaminya masih hidup.
"Papi saya mau jemput papi jam segini papi pulang kantor," kata istri Turman dengan tatapan kosong sambil berjalan ke luar rumah. Namun kerabatnya langsung memegangi tangannya dan menyadarkan istri Turman tersebut.| AT | DT |
"Kami dari keluarga merasa terpukul. Karena beliau meninggal secara mendadak. Beliau satu-satunya tulang punggung keluarga. Dari anak dan istrinya masih shock," kata adik Turman, Viktor Siagian saat ditemui di rumah duka, Kompleks Bulog, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/4/2012).
Viktor mengatakan abangnya tersebut meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kuliah. Turman ke Medan dalam rangka dinas menjalankan tugas pengembangan pariwisata di salah satu desa di Sumatera Utara.
"Untuk pengembangan arung jeram. Tugasnya sangat padat," jelasnya.
Keluarga sudah sering mengingatkan Turman agar menjaga kesehatan. Namun karena Turman dikenal sebagai sosok yang perfeksionis, ia terus bekerja.
"Kami ingatkan agar jaga kesehatan. Hampir seminggu lebih beliau melewatkan akhir pekan dengan bekerja di kantor," sambung Viktor.
Pantauan detikcom, istri Turman tampak sangat shock. Istri Turman hingga kini malah merasa suaminya masih hidup.
"Papi saya mau jemput papi jam segini papi pulang kantor," kata istri Turman dengan tatapan kosong sambil berjalan ke luar rumah. Namun kerabatnya langsung memegangi tangannya dan menyadarkan istri Turman tersebut.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar