News Update :

Puluhan Pedagang Sapi Serbu Kantor Dinas Peternakan

Kamis, 23 Februari 2012

Surabaya | acehtraffic.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Kota Surabaya menyerbu kantor Dinas Peternakan Jawa Timur, Kamis, 23 Februari 2012 siang. Mereka mengeluhkan minimnya stok Sapi di Surabaya sejak Jatim melarang masuknya sapi impor.

Mereka mengaku sakit hati sebab Jatim sebenarnya memiliki stok sapi yang melimpah meskipun tanpa impor, namun mengalami kekurangan stok, karena banyak sapi yang dijual ke luar Jatim seperti Jabar, Jateng, Jakarta, Sumatera, dan Kalimantan.
''Mereka memilih mengambil dari Jatim karena harganya relatif murah. Tapi akibatnya, warga Jatim sendiri kekurangan,'' kata Koordinator Rumah Potong Hewan [RPH] Pegirian Surabaya, Apriyadi.

Pedagang mendesak Gubernur Jatim membatasi sapi dijual ke luar Jatim, atau mencabut larangan impor. ''Kami juga meminta Pemerintah bertindak tegas menutup pusat penggemukan sapi yang lebih memilih menjual sapinya ke luar Jatim,'' tambahnya.

Dua titik RPH di Surabaya, kata dia, setiap harinya rata-rata memotong lebih dari 150 sapi. Namun kini berkurang 50 persen menjadi sekitar 60-75 ekor sapi. Hal itu jelas membuat para pedagang juga menurun penghasilannya.

Salah seorang pedagang dan pemotong sapi asal kelurahan Kedurus Kecamatan Karangpilang Surabaya, Syafii [30] mengaku sejak empat bulan terakhir hanya memotong dua ekor atau bahkan tidak sama sekali setiap harinya. ''Padahal saat stok sapi stabil, saya bisa memotong 7-9 ekor dalam sehari,'' ujarnya. | AT | KP |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016