News Update :

Jepang Kerahkan Pasukan Pertahanan Diri Di Selat Hormuz

Jumat, 17 Februari 2012

Tokyo | acehtraffic.com - Ditengah ketegangan seputar program nuklir Iran, pemerintah Jepang mempertimbangkan mengerahkan Pasukan Pertahanan Diri [SDF] demi mengawal kapal-kapal tankernya yang melintas di Selat Hormuz. Tak hanya itu, dalam pengawalan, SDF juga akan melakukan operasi sapu ranjau di kawasan tersebut, demikian harian Nikkei, melaporkan Kamis, 16 Februari 2012.

Pejabat Jepang yang bertanggung jawab dengan kebijakan luar negeri tidak segera menanggapi laporan tersebut. Pertimbangan itu muncul setelah Iran beberapa kali melontarkan ancaman memblokade selat, jalur penting dalam lalu lintas 20 % persen minyak mentah dunia. Dalam jalur tersebut, melintas pula 80 % minyak yang diimpor oleh Jepang.

"Selat Hormuz sangat penting bagi Jepang," tulis Nikkei mengutip Perdana Menteri Yoshihiko Noda kepada komite anggaran di majelis rendah, Jumat pekan lalu. "Kami harus bersiap jika ada sesuatu yang terjadi."

Seandainya diwujudkan, diprediksi butuh tiga pekan bagi kapal tempur SDF Maritm untuk mencapai selat tersebut, masih menurut Nikkei mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri.

Untuk melangkah sejauh itu, pemerintah masih membutuhkan persetujuan dari parlemen dan juga penugasan dari SDF.

SDF Maritim baru-baru ini bertugas melindungi dan memantau kapal-kapal sipil yang berkaitan kepentingan Jepang di perairan Somalia. Operasi itu disetujui mengingat SDF menjalani tugas dengan misi melindungi nyawa manusia dan properti di laut serta menjaga keamanan perairan internasional.

Beberapa pejabat dekat dengan PM meyakini bahwa alasan yang sama bisa digunakan untuk mengawal tanker-tanker minyak. Namun, tujuan utama yang hanya melindungi kapal-kapal Jepang akan membuat SDF mendapat kesulitan dalam kordinasi dengan negara lain.

Kebijakan ketat di Jepang terkait keputusan melibatkan pasukan militer menimbulkan pertanyaan apakah SDF mampu memberikan pengawalan yang dibutuhkan bagi tanker sekaligus keselamatan bagi personel SDF.

Terlepas dari kekhawatiran terhadap isu tersebut, sebagaian anggota parlemen tetap mendesak Diet--julukan parlemen Jepang--untuk mengesahkan perintah operasi SDF di Selat Hormuz. | AT | RP |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016