
Jakarta | Acehtraffic.com - Otoritas Amerika Serikat (AS)
menyatakan organisasi pimpinan Abu Bakar Ba'asyir, Jamaah Ansharut
Tauhid (JAT), tergolong dalam organisasi teroris internasional. Atas
tudingan tersebut JAT akan mendatangi Kedubes AS di Jakarta pagi ini.
"Hanya datang untuk meminta klarifikasi saya ke Dubes AS," ujar Jubir JAT Son Hadi kepada detikcom, Rabu (29/2/2012).
Son Hadi mengatakan tudingan AS adalah fitnah yang tidak berdasarkan fakta hukum. Son Hadi juga menjelaskan pihaknya tidak datang untuk berdemonstrasi di depan Kedubes AS. Kedatanganya ke Kedubes AS hanya untuk bertemu dan mengklarifikasi soal tudingan tersebut. Rencananya JAT akan datang sekitar pukul 09.00 WIB.
"Tidak untuk berdemo, hanya 5 orang saja," jelasnya.
Selain soal tudingan kelompok teroris, Son Hadi juga akan bertanya mengenai kasus pembakaran Al Quran di Afghanistan ke pihak Kedubes AS. Meski begitu, diakui Son Hadi dan rekan-rekannya belum membuat perjanjian dengan pihak Kedubes untuk melakukan pertemuan.
"Ngga, belum ada janji. Kita Coba datang langsung saja," paparnya.| AT | DT |
"Hanya datang untuk meminta klarifikasi saya ke Dubes AS," ujar Jubir JAT Son Hadi kepada detikcom, Rabu (29/2/2012).
Son Hadi mengatakan tudingan AS adalah fitnah yang tidak berdasarkan fakta hukum. Son Hadi juga menjelaskan pihaknya tidak datang untuk berdemonstrasi di depan Kedubes AS. Kedatanganya ke Kedubes AS hanya untuk bertemu dan mengklarifikasi soal tudingan tersebut. Rencananya JAT akan datang sekitar pukul 09.00 WIB.
"Tidak untuk berdemo, hanya 5 orang saja," jelasnya.
Selain soal tudingan kelompok teroris, Son Hadi juga akan bertanya mengenai kasus pembakaran Al Quran di Afghanistan ke pihak Kedubes AS. Meski begitu, diakui Son Hadi dan rekan-rekannya belum membuat perjanjian dengan pihak Kedubes untuk melakukan pertemuan.
"Ngga, belum ada janji. Kita Coba datang langsung saja," paparnya.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar