Malang | Acehtraffic.com - Kemenangan Persema Malang atas tim tamunya, Persiraja Banda Aceh, di Stadion Gajayana, Senin 30 Januari 2012 malam, dalam kompetisi Indonesian Premier League (IPL) menuai protes dari Persiraja.
Pelatih Persiraja, Herri Kiswanto melalui asisten pelatih, Maman Suryaman, menilai banyak keputusan wasit, yang dipimpin Daryanto banyak tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. "Banyak keputusan kontroversi. Padahal anak-anak sudah bermain bagus, enak ditonton. Tapi keputusan wasit yang merusak. Ya itulah sepakbola di Indonesia," katanya.
Saat pemain akan masuk ke daerah lawan, wasit selalu memberikan keputusan tak menguntungkan. "Pelanggaran terus terjadi pada anak-anak kami. Itu yang merusak tim kami," katanya penuh kecewa.
Menambahkan perkataan asisten Pelatih Manajer tim, Reza Falevi mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Persema telah menggeser Persebaya. "Tapi kemenangan itu, wasit yang buat keputusan kontroversi. Anak-anak kami sudah maksimal. Ya, tapi lagi-lagi keputusan wasit," katanya.
Sementara itu, menurut pelatih Persema Malang, Slave Raduvski, anak asuhnya memang tak sebagus saat lawan PSMS Medan beberapa waktu lalu. Tapi kali ini juga sudah cukup baik. "Kami puas dalam pertandingan kali ini. Tampilan anak-anak bagus," katanya.
Ia tak berkomentar banyak soal keputusan wasit. Namun menampik protes pihak Persiraja, Manajer tim, Willstar Sinaga mengatakan, juga banyak keputusan wasit yang merugikan Persema. "Misalnya, saat Mbamba dipotong kiper, seharusnya penalti. Tapi apa yang terjadi, kartu juga tidak penalti juga tidak," tegasnya.
Artinya, soal keputusan wasit sama dirugikan. "Kalau mau protes, Persema juga bisa protes. Tetapi semuanya sudah jadi keputusan wasit," katanya. | AT | BJ |


0 komentar:
Posting Komentar