Jakarta | Acehtraffic.com - Kepolisian Inggris menahan empat mantan staf dan petinggi tabloid milik Rupert Murdoch, the Sun, pada Sabtu kemarin sebagai bagian dari penyelidikan kongkalikong antara wartawan dan petugas kepolisian.
Polisi juga menggeledah kantor cabang penerbitan Berita Internasional di London, British News Corp, dalam kasus korupsi terkait dengan penyelidikan lanjutan penyadapan melalui telepon di Berita Tabloid Mingguan Dunia yang kini tutup.
Komite Manajemen dan Standar News Corp, yang didirikan di tengah skandal itu, mengatakan operasi penangkapan pada hari Sabtu merupakan hasil dari informasi yang diteruskan kepada kepolisian.
"News Corporation membuat komitmen bahwa pengumpulan berita yang dilakukan oleh individu di masa lalu tidak bisa diterima dan tidak akan terulang," komite membuat pernyataan konfirmasi penangkapan empat "pegawai dan mantan karyawan" the Sun.
News International Chief Executive Tom Mockridge berkata, "News International menghadapi kesalahan masa lalu dan membuat perubahan mendasar mengenai bagaimana kami beroperasi yang penting untuk bisnis kami."
"Meskipun hal ini merupakan kabar yang sangat sulit, kami bertekad bahwa News International akan menjadi organisasi yang lebih kuat dan lebih dipercaya," ujar dia.
Berita Internasional memberikan dukungan hukum untuk menangkap empat "Rekan-rekan," kata Mockridge.
Sumber Reuters menyebutkan mereka yang ditangkap adalah editor Sun Mike Sullivan, kepala pemberitaan Chris Pharo, dan mantan wakil editor Fergus Shanahan. Ditangkap, kata sumber itu, pula mantan pengelola kertas editor Graham Dudman, sekarang direktur pelatihan di Berita Internasional.
Polisi mengatakan seorang pria 48 tahun dari utara London dan dua orang lainnya dari Essex, London timur, berusia 48 dan 56, ditangkap di rumah mereka. Orang keempat, berusia 42, ditangkap setelah melapor ke kantor polisi di London timur. | REUTERS | TEMPO -WANTO
Polisi juga menggeledah kantor cabang penerbitan Berita Internasional di London, British News Corp, dalam kasus korupsi terkait dengan penyelidikan lanjutan penyadapan melalui telepon di Berita Tabloid Mingguan Dunia yang kini tutup.
Komite Manajemen dan Standar News Corp, yang didirikan di tengah skandal itu, mengatakan operasi penangkapan pada hari Sabtu merupakan hasil dari informasi yang diteruskan kepada kepolisian.
"News Corporation membuat komitmen bahwa pengumpulan berita yang dilakukan oleh individu di masa lalu tidak bisa diterima dan tidak akan terulang," komite membuat pernyataan konfirmasi penangkapan empat "pegawai dan mantan karyawan" the Sun.
News International Chief Executive Tom Mockridge berkata, "News International menghadapi kesalahan masa lalu dan membuat perubahan mendasar mengenai bagaimana kami beroperasi yang penting untuk bisnis kami."
"Meskipun hal ini merupakan kabar yang sangat sulit, kami bertekad bahwa News International akan menjadi organisasi yang lebih kuat dan lebih dipercaya," ujar dia.
Berita Internasional memberikan dukungan hukum untuk menangkap empat "Rekan-rekan," kata Mockridge.
Sumber Reuters menyebutkan mereka yang ditangkap adalah editor Sun Mike Sullivan, kepala pemberitaan Chris Pharo, dan mantan wakil editor Fergus Shanahan. Ditangkap, kata sumber itu, pula mantan pengelola kertas editor Graham Dudman, sekarang direktur pelatihan di Berita Internasional.
Polisi mengatakan seorang pria 48 tahun dari utara London dan dua orang lainnya dari Essex, London timur, berusia 48 dan 56, ditangkap di rumah mereka. Orang keempat, berusia 42, ditangkap setelah melapor ke kantor polisi di London timur. | REUTERS | TEMPO -WANTO


0 komentar:
Posting Komentar