News Update :

Terlalu Banyak derita Petani Kopi

Sabtu, 17 April 2010

Cobalah sekali-sekali melihat bagaimana kondisi di daerah pedalaman Aceh Tengah maupun Bener Meriah di dataran tinggi Gayo. Secara kasat mata sangat mudah merekam bagaimana penderitaan mereka.mayoritas masyarakatnya adalah bermata pencaharian sebagai petani--utamanya petani kopi--yang seharusnya bisa hidup lebih baik dari yang kita lihat, namun realitanya mereka tak lada bedanya sebagai kuli di kebun mereka sendiri.

Selama puluhan tahun--bahkan mungkin secara turun temurun—tidak ada gambaran yang membahagiakan di kalangan rata-rata petani kopi. pekerjaan mereka hanya berkutat seputar membuka lahan, menanam, merawat, dan memanen hasil. Hasilnya pun Cuma sekadar untuk makan saja, bahkan hasil dari panen mereka langsung habis untuk melunasi setiap utang yang menumpuk selama berbulan-bulan.

namun, suatu keuntungan bagi mereka adalah kaum petani tersebut cepat membuka peluang lain, misalnya menjadi pedagang yang bergerak pada usaha jual beli kopi atau membuka pabrik pengolahan. namun ketika mereka terjun ke dunia usaha yang lain, kebun kopi menjadi usaha yang di nomor dua kan. Ini mengindikasikan bahwa kebun kopi memang belum bisa menjadi nomor satu bagi mayoritas petani di dataran tinggi Gayo.(AcehTraffic)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016